Archive

Posts Tagged ‘skripsi’

MAHASISWA & PERMASALAHAN SAAT SKRIPSI

Berikut tawaran saya terkait permasalahan yg sering terjadi saat mahasiswa skripsi. Tulisan ini juga ada di buku saya “Teknik Praktis Riset Komunikasi, 2014, Prenada Jakarta.

Silahkan baca di sini:

Permasalahan dan Solusi Peminatan Kajian dan Tema Penelitian

TIPS MEMBUAT LATAR BELAKANG MASALAH & CONTOHNYA

Saya sampaikan cara-cara membuat Latar Belakang Masalah (LBM) yang baik sekaligus dengan contohnya. Silahkan download di PDF ini:

1. LBM BAGUS

2. DUA CONTOH LBM

 

SKRIPSI: PENULISAN BAHASA YANG BENAR

PENULISAN YG BENAR

Setiap 17 Agustus, di jalan-jalan, di media massa, di panggung-panggung hiburan bahkan ketika seorang MC berbicara, saya melihat sering terjadi kesalahan dalam penulisan ucapan selamat ulang tahun kemerdekaan. Di sini, saya sampaikan beberapa contohnya: 1. HUT RI ke 65 (Salah); HUT ke-65 RI (Benar). Alasannya, jumlah angka 65 itu mengartikan jumlah ulang tahunnya, bukan jumlah RI (karena di dunia ini, jumlah RI hanya 1) 2. Dirgahayu ke 65 RI (Salah); Dirgahayu RI di Ulang Tahunnya ke-65 (Benar). Alasannya, “Dirgahayu” berarti “Rahayu”, “Sentosa Selamanya”, “Panjang Umur”. Jadi tidak perlu dibatasi waktu. Diharapkan RI itu panjang umur, sentosa dan rahayu selamanya. Tidak cuma sebatas sampai usia 65 tahun.

Saya masih sering menemukan kesalahan saat mahasiswa menulis skripsi/thesis. Seharusnya yang benar adalah:

Contoh:

1. “Berdasarkan penjelasan DIATAS…; Yang benar adalah: DI ATAS.. karena: kata “di” jika diikuti selain kata kerja harus dipisah.

2. Pada buku ini menjelaskan…. : yang benar adalah “buku ini menjelaskan”…. karena subjek tidak boleh diikuti oleh kata lain seperti kata hubung.

3.Dalam tulisan ini menjelaskan…. : yang benar adalah “dalam tulisan ini didiskusikan…”

4. kalimat harus memiliki fungsi yang jelas, yaitu harus jelas Subjek dan predikatnya. Pada contoh ketiga di atas, subjeknya tidak jelas karena subjek didahului kata sambung “dalam”

5. predikat tidak didahului “yang”

6.kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Artinya, kalau bentuk pertama menggunakan katabenda (nomina), bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan kata benda (nomina). Kalau  bentuk pertama menggunakan kata kerja (verba), bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan  kata kerja (verba).

7. Satu paragraf minimal dua kalimat

8. Hindari penggunaan kata “di mana” selain untuk kata tanya. Contoh: Surabaya di mana penelitian ini dilakukan adalah kota besar (salah). Surabaya tempat penelitian ini dilakukan adalah kota besar (benar).

9. Kata “sehingga” dan “sedangkan” tidak boleh ditempatkan di awal kata.

 PDF bisa didownload di sini  PENULISAN YG BENAR

 

 

METODOLOGI RISET KOMUNIKASI: Contoh LBM, Tips membuat skripsi, Sistem Referencing, dll

Tulisan ini berisi:

a. cara-cara untuk membuat latar belakang masalah (LBM) untuk skripsi. LBM adalah deskripsi tentang latar yang memunculkan permasalahan. Saya sampaikan contoh LBM yang saya buat, juga LBM karya Branti (mahasiswa bimbingan kolega saya Dr Antoni). Semoga bermanfaat bagi para mahasiswa.

b. Standar membuat skripdi/tesis yang baik. Hasil diskusi saya dengan Dr antoni. Semoga bermanfaat.

c. Pedoman referencing jurusan komunikasi (mengacu APA);

d.Materi saya di pelatihan metodologi untuk dosen komunikasi UB Okt 2013

e. Materi pelatihan membuat skripsi dari saya pada pelatihan karya tulis ilmiah untuk mhs komunikasi UB Des 2013

Contoh LBM untuk skripsi

Latar Belakang Masalah

Standar Penilaian skripsi

APA Referencing System ILKOM.2 2

CATATAN KECIL METODOLOGI KUALITATIF DARI BERBAGAI UJIAN SKRIPSI

TEKNIK MENULIS SKRIPSI & ETIKA PENULISAN ILMIAH

 

Anda Kualitatif? Jangan-jangan hanya Kuasi-Kualitatif?

CATATAN KECIL METODOLOGI KUALITATIF DARI BERBAGAI UJIAN SKRIPSI

Materi ini berupa catatan saya bahwa masih banyak penelitian kualitatif yg belum murni kualitatif, tetapi masih kuasi-kualitatif. hal ini karena masih tercampur dengan pola pikir kuantitatif. Materi ini saya sampaikan pada “Pelatihan Metodologi untuk Dosen Komunikasi UB Malang, September 2013.