Archive

Archive for the ‘Materi Perkuliahan’ Category

RPKPS

RPKS MPK 2016 dg B Fitrah – Kelas Jumat Siang

RPKPS TEORI PR UB

RPKPS PR on Media;

RPKPS Metode Penelitian Komunikasi unt kelas Senin pkl 09.40-12.10:MPK S1

 

 

 

 

Komunikasi Antarpribadi Efektif

September 11th, 2015 No comments

Ini video materi KAP Efektif. Semoga bisa bermanfaat. Silahkan download di

https://www.youtube.com/edit?o=U&video_id=v-Nbx1zd4pk

MULTIKULTURALISME

SAP TEORI PR

Ini SAP makul Teori PR. Silahkan download dan dilaksanakan. Saya juga minta setiap kelas membuat alamat email kelas dan diserahkan ke saya minggu ini. Trims.

SAP Teori PR baru

Categories: Materi Perkuliahan, Teori PR Tags:

GRUP UNTUK MAHASISWA SKRIPSI/TESIS

Untuk Mahasiswa skripsi & Tesis di bawah bimbingan saya, diminta membuat akun di https://www.edmodo.com, sebagai student dan memasukkan code p4av8t atau klo nggak bisa, coba dg wtuu6n. Grup “SKRIPSI” ini akan digunakan sebagai sarana diskusi/tanya jawab terkait skripsi/tesis. Terima Kasih

Categories: Materi Perkuliahan Tags:

HIV-AIDS & STRATEGI KOMUNIKASI PENCEGAHANNYA

HIV-AIDS: Perkembangannya di Malang, Pencegahannya dan Penerapan BCC Tools

Oleh: Rachmat Kriyantono, Ph.D; Siti Cholifah, Ph.D; Yuyun A. Riani, S.Pd., M.Sc

 

 

Masalah HIV-AIDS sudah menjadi masalah dunia.Di Indonesia, kasus pertama HIV-AIDS terjadi pada tahun 1987 dan terhitung sebanyak 23.632 kasus hingga Maret 2009 (Tangkas, 2009). Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, pada 2012 ditemukan kasus HIV sebanyak 21.511 orang dan AIDS sebanyak 5.686 orang (Detik.com, 2013). Di tahun 2013 ini, mengalami kenaikan sebesar 25% (Merdeka.com, 5 Februari 2013).

Menko Kesra Agung Laksono[1] selaku ketua Komisi Penganggulangan AIDS (KPA) Nasional mengatakan bahwa hampir seluruh provinsi di Indonesia terdapat penderita HIV-AIDS. Papua tidak lagi menjadi provinsi yang memiliki jumlah kasus HIV/AIDS paling banyak, meski untuk prevalansi per penduduk masih yang tertinggi. Jabar menduduki rangking 1 dengan mencapai 3.213 kasus, DKI Jakarta 2.810 kasus, Jawa Timur 2.753 kasus, Papua dengan 2.605 kasus.[2] Di Jawa Timur menurut Dinas Kesehatan 2008 lalu tercatat 1.587[3], pada 2009 meningkat sebanyak 2.652 kasus tercatat di Ditjen Pengendalian Penyakit dan Pengendalian Lingkungan Depkes. Di Kota Malang, tahun 2009 terdapat 1.035. Laki-laki lebih banyak terkena virus mematikan ini (74,5%), perempuan hanya 25 %.[4]

Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia ini menular dengan beberapa cara, diantaranya hubungan seks (homoseksual dan hiteroseksual)[5],  ASI, dan penggunaan jarum suntik bekas. Tidak selalu kelompok yang tertular adalah kelompok orang beresiko tinggi (Resti) tertular HIV-AIDS. Siapapun berpotensi tertular virus ini.

Perhatian terhadap penanggulan HIV-AIDS bukan hanya datang dari pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM/NGO) di tanah air tetapi juga dari lembaga-lembaga luar negeri, seperti Global Fund, Partnership Fund, USAID, AUSAID, dan PBB.Namun makin banyaknya pengidap HIV/AIDS, kegiatan-kegiatan mereka belum menampakan hasil yang signifikan. Hal ini karena HIV-AIDS sangat terkait dengan pola perilaku perorangan.Secara personal kerentanan tertular virus ini harus dihindari dengan  perilaku aman.

       Di Malang, program penanganan HIV-AIDS ini dirintis sejak 2009, terdapat 900 kasus HIV-AIDS yang terdeteksi di Malang[6]. Lembaga international di atas bersinergi dengan pemerintah dan LSM lokal untuk melakukan upaya prevalensi dan penurunan angka HIV-AIDS. Mainul Sofyan[7], konsultan CBO lembaga RTI-USAID menyampaikan bahwa program HIV-AIDS diadakan sejak 2003, dengan nama program Action Stop AIDS (ASA), didanai USAID (2003-2006). Beberapa program lainnya: (i) Pada 2006-2010, terdapat program pencegahan HIV AIDS secara berkelanjutan didanai USAID dengan lembaga nasional Family Health Indonesia (FHI). Lembaga lokal di Malang sebagai pelaksana adalah  Igama, Sadar hati, Wamarapa, dan Yayasan Paramitra Jatim; (ii) Pada 2009-2014 terdapat program pencegahan HIV AIDS yang didanai Global Fund dan lembaga pelaksana lokal adalah Igama, Sadar hati, Wamarapa, dan Yayasan Paramitra Jatim. Program ini berkonsentrasi pada kelompok sasaran pengguna jarum suntik dan pengguna narkoba. Dengan jenis kegiatan pembagian jarum suktik pada pengguna narkoba suntik agar mereka tidak berbagi, dan mengurangi adiksi dengan penyediaan panti rehabilitasi dan terapi substitusi; (iii) Pada 2011-2015 Program Scalling Up for Most at Risk Population (SUM) didanai oleh USAID, sebagai pelaksana lokal adalah Igama, Sadar hati, Wamarapa, dan Yayasan Paramitra Jatim.       

       Dalam program kegiatan tersebut yang paling dekat berhubungan dengan kelompok sasaran seperti WPS, waria, gay, dan Penasun adalah petugas lapang. Tugas mereka adalah melakukan kampanye terhadap perubahan sikap dan perilaku aman yang bertujuan untuk mencegah dan menurunkan angka penularan dan kasus HIV-AIDS. Strategi komunikasi diperlukan dalam upaya membentuk sikap dan perilaku aman kelompok sasaran pencegahan HIV-AIDS.Karakter, situasi dan kondisi kelompok sasaran menjadi perhatian dan pertimbangan penting petugas lapang untuk efektifitas  kegiatan. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pemahaman pada masyarakat terutama kelompok masyarakat beresiko tinggi. Kemampuan petugas lapang menjadi faktor penting efektitas proses kampanye sosial ini. Lembaga pelaksana lokal, nasional dan internasional perlu memberikan pelatihan, konsultansi dan pengembangan pengetahuan dan ketrampilan komunikasi ini. Salah satu keterampilan dan pengetahuan yang dilatihkan adalah Tool BCC, sebagai tool utama dalam program ini.

          Penanggulangan HIV-AIDS oleh Yayasan Paramitra Jatim, Wamarapa,  Igama, dan Sadar hati menggunakan Tool  Behaviour Change Communication (BCC) yang diintervensikan untuk mempengaruhi kelompok resiko tinggi tertular HIV-AIDS. BCC adalah alat komunikasi dengan beberapa strategi dalam upaya mempersuasi kelompok sasaran. Alasan digunakannya BCC sebagai sebuah alat komunikasi:  BCC adalah proses mentransfer dan menerima informasi; BCC adalah sebuah proses bukan produk; BCC tidak hanya memproduksi brosur, poster, drama, tapi lebih pada proses berkomunikasi antar pribadi; BCC memerankan Peer educator alam proses perubahan perilaku. BCC adalah Formula komunikasi dalam perubahan perilaku yang dikembangkan pada proyek AIDS Control and Prevention (AIDSCAP) oleh FHI. Project ini diintervensikan dengan tujuan untuk melakukan perubahan perilaku seks target audience dengan memerankan beberapa pihak seperti community leaders, media officers, educators, parents, dan pihak terkait lainnya

 



1   [1]  Poskota, 4 Desember 2009, Seminar HIV-AIDS di Jakarta, alamat web: http://www.poskota.co.id/headline/2009/12/04/hiv-aids-sudah-masuk-ke-separuh-kabupaten-se-indonesia, diakses tgl.15 Maret 2009.

[2]  Ibid

[3]  Dalam Voice Of Human Right (VHR)

[4]   Dinkes Kota Malang, 2009

[5]   PSK, Pelanggan PSK, Waria, dan Gay

[6]Lembaga Paramitra Jatim, 2009

[7]Wawancara tgl.6 Juni 2013.

PDF bisa didownload di sini: HIV-AIDS & KOMUNIKASI

MEREVIEW BUKU/ARTIKEL JURNAL

Tulisan ini tentang cara mereview buku/artikel jurnal. Saya berharap mahasiswa berlatih membuatnya sesuai tugas yang saya berikan di perkuliahan. “Mereview” bukan sekedar mendeskripsikan buku. “Mereview” bukan juga sekedar memilih/mengetik paragaraf-paragraf tertentu. “Mereview” juga bukan meresume atau membuat summary. Happy studying.

 

MEREVIEW BUKU/JURNAL

Rachmat Kriyantono, Ph.D

Mereview buku/jurnal pada dasarnya adalah aktivitas untuk mendeskripsikan dan menganalisis isi buku/jurnal yang ditulis orang lain. Review bisa berisi seluruh buku/jurnal atau per chapter/bab. Yang dideskripsikan adalah poin-poin penting yang menurut pereview (reviewer) menarik dan penting disampaikan. Kemudian, poin-poin itu dianalisis: reviewer akan mengurai dasar pijakan mengapa si penulis buku/jurnal menulis naskah itu; setuju tidaknya reviewer terhadap apa yang ditulis penulis dengan menyampaikan alasan reviewer. Reviewer bisa menggunakan teori2 atau konsep2 lain dari para pakar lain (bisa dari buku atau jurnal lain). Biasanya reviewer akan menyampaikan hal-hal positif dan hal-hal yang perlu diperbaiki lagi di bagian penutup.

Berdasarkan paragraf di atas, maka struktur review yang saya tugaskan:

1.      Kalimat pembuka

2.      Isi:

a.       Deskripsi

b.      Analisis

3.      Penutup: berisi rekomendasi untuk pembaca

4.      Daftar Pustaka: selain buku/jurnal yg direview, juga menulis buku/jurnal lain yang dipakai untuk mereview (ingat: cara mengutip & menulis daftar pustaka, gunakan referencing yg ditetapkan jurusan kom, bisa didownload di blog saya, di kategori metodologi penelitian kom)

(ketiga struktur di atas, bisa ditulis jelas: 1. Pembuka.. dst; tapi juga bisa tidak ditulis, seperti contoh di bawah ini)

 

Contoh:

            Tulisan ini berisi hasil review saya terhadap buku “Public Relations & Crisis Management: Pendekatan Critical Public Relations, Etnografi Kritis dan Kualitas, 2012, dan Public Relations Writing, 2012, yang keduanya ditulis Rachmat Kriyantono”. Tujuan review ini adalah untuk mengeksplorasi definisi PR; dan menganalisis mengapa PR itu penting bagi organisasi dan bagaimana fungsi & job description PR?

1.    Definisi-Definisi PR

Saya menemukan bahwa Kriyantono (2012) menyampaikan lima definisi tentang PR, yaitu ditulis di bab…. halaman……. . Definisi-definisi tersebut adalah ………………………….. (paragraf ….., halaman ……)

(dari sini anda mulai bisa menyampaikan analisis anda tentang definisi yg ditulis Kriyantono tersebut) dari semua definisi tersebut, saya menilai bahwa Kriyantono telah mencoba mengadopsi beberapa perspektif saat yaitu mendefinisikan PR. Beberapa perspektif tersebut adalah …………., yang tampak pada definisi …………… dst. Menurut saya, penggunaan perspektif tersebut telah membuat definisi-definisi yang disampaikan Kriyantono sudah secara lengkap mewakili landasan filosofis aktivitas PR. Landasan filosofis itu antara lain ………. dst. Hanya saja, ada yang dilupakan penulis buku tersebut, yaitu………… dst

………… dst…………

(untuk penutup) Secara umum, tulisan Kriyantono telah bisa memberikan pengetahuan baru tentang………. dst. Agar lebih bisa memberikan deskripsi yang lebih mendalam, saya merekomendasikan …………….

Daftar Pustaka

………………………………..

 

Demikian, silahkan berlatih. Happy Studying.

 Rachmat Kriyantono, Ph.D

Dosen & Penulis Buku Ilmu Komunikasi

Universitas Brawijaya Malang

 

PDF bisa didownload di sini: Mereview Buku-jurnal

 

SATUAN ACARA PERKULIAHAN & KONTRAK PERKULIAHAN

Di bagian ini saya sampaikan rencana perkuliahan dan kontrak perkuliahan sebagai acuan proses belajar-mengajar. Mahasiswa diharapkan ngeprint, mempelajarinya, dan melaksanakan dengan baik agar perkuliahan berjalan lancar. Setiap tugas harus menggunakan teknik referencing APA. Silahkan download sistem tersebut di bagian lain di blog saya ini.

1. SAP PR selasa jam 7 IF2

2. SAP PR selasa jam 9 – B2

3. SAP PR senin jam 7 C2

4. SAP MPK KUANTITATIF

5. SAP ManKris

Categories: Materi Perkuliahan Tags:

ETIKA di KAMPUS

Berisi materi saya di depan mahasiswa baru FISIP UB pada 2013.

Etika di Kampus

Categories: Materi Perkuliahan Tags:

AYO Patuhi ALLAH kita & Pemerintah Kita

Semoga bisa menjadi refleksi kita agar menjaga lingkungan dengan baik dan memanajemen perilaku merokok kita dengan baik.

Mesti ditambah apa lagi