Home > Kajian Media > KONSEP PENYIARAN ISLAMI

KONSEP PENYIARAN ISLAMI

Konsep Penyiaran Islami

Disampaikan lagi oleh Rachmat Kriyantono, Ph.D

       Konsep penyiaran Islami sangat penting disosialisasikan untuk menunjang masyarakat Indonesia yang multikulturalisme. Berikut menyampaikan hasil kajian yang dilakukan akademisi komunikasi dari Unpad, Prof Jalaluddin Rakhmat (dikutip di Malik, 1997:114-115) tentang prinsip komunikasi dalam perspektif Islam (Al Qur’an). Dalam tulisan ini, prinsip tersebut saya tawarkan untuk menguatkan prinsip komunikasi penyiaran yang ada dalam kedua UU di atas, yaitu:

(1)Qaulan sadidan, yaitu prinsip kejujuran untuk mengatakan kebenaran sesuai fakta, akurasi, objektif, dan tidak manipulatif yang membohongi khalayak (Q.S. 4:9;33;70).

(2)Qaulan balighan, yaitu prinsip kesesuaian pesan dengan kebutuhan khalayak dan dapat menyentuh kalbu/berbekas pada jiwa untuk mendekatkan diri kepadaNya (Q.S. 4:63).

(3) Qaulan maysuran, yaitu menyajikan tayangan-tayangan yang sesuai/pantas dengan aqidah Islam (Q.S.17:28).

(4)Qaulan layyinan, yaitu prinsip berkata-kata yang lemah lembut, tidak provokatif, tidak menjatuhkan martabat orang lain (Q.S.20:44).

(5)Qaulan kariman, yaitu prinsip menjalin relasi yang baik dan membangun tata krama (Q.S. 17:23).

(6)  Qaulan ma’rufan, yaitu prinsip mensosialisasikan dan mengajak kepada kebaikan (Q.S. 4:5).

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
CAPTCHA Image
*